Dimulai dari Versailles, Inilah Sejarah Perang Dunia 2

 

Perang Dunia 2 merupakan perang paling besar dan sangat mematikan yang pernah terjadi di dalam sejarah dunia. Di mana peperangan tersebut melibatkan sebanyak 30 negara lebih. Perang berdarah satu ini terjadi selama enam tahun lamanya hingga Sekutu mengalahkan Jepang dan Nazi Jerman tepat tahun 1945 silam.

Berlangsung di antara tahun 1939 dan 1945, Perang Dunia 2 merupakan konflik global yang membagi dunia menjadi 2 aliansi militer berbeda. Terdapat kekuatan Axis yang terdiri dari negara Italia, Jepang dan Jerman. Selanjutnya ada Sekutu yang terdiri dari sebagian besar negara dunia dan bersatu untuk menentang kekuasaan milik negara Axis. Pemimpin utama Sekutu adalah Inggris, Prancis lalu Amerika Serikat.

Baca juga: Sejarah Perkembangan Revolusi Industri

Penyebab Terjadinya Perang Dunia 2

Di samping itu, terdapat banyak penyebab sehingga Perang Dunia 2 bisa terjadi. Adanya perjanjian Versailles sesudah Perang Dunia I menyalahkan semua perang pada Jerman serta memaksanya untuk menerima sejumlah persyaratan yang begitu memalukan. Selain itu negara Jepang dan Italia juga tak puas dengan ketentuan perjanjian lantaran kepentingan mereka tidak diperhatikan.

Penduduk yang merasa marah kemudian membantu kebangkitan Fasisme di negara-negara tersebut. Kebijakan bernama ekspansionis segera membawa mereka ke dalam konflik dari negara lain sehingga membuat perang tidak terelakkan lagi. Mungkin penyebab terjadinya Perang Dunia 2 tampak sederhana.

Tetapi apabila Anda menggali sedikit lebih dalam ke politik dunia pada saat itu nantinya terlihat perselisihan ekonomi, kerusuhan serta keinginan untuk bisa menguasai seluruh dunia. Hingga akhirnya penyebab terjadinya Perang Dunia 2 adalah kebangkitan Hitler serta tekadnya untuk membentuk Reich Ketiga yang tergolong mendominasi.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah penyebab meletusnya Perang Dunia 2:

1. Perjanjian Versailles

Penyebab terjadinya Perang Dunia 2 yang pertama yaitu keinginan Jerman balas dendam akibat adanya Perjanjian Versailles. Kala itu Jerman merasa dikhianati dengan penandatanganan upaya gencatan senjata di kawasan Compiegne tepat tanggal 11 November 1918 silam. Ini terjadi di tengah kerusuhan politik dalam negara dengan faktor pendorong oleh konteks sipil yang merasa kelelahan perang serta kelaparan.

Sederet agitator terkenal pada saat itu adalah orang Yahudi sayap kiri yang menjadi pemicu teori konspirasi mengenai ketidaksetiaan Bolshevik Yahudi. Kemudian ini mendapatkan banyak perhatian saat Hitler meletakkan dasar psikologis dalam persiapan Jerman untuk perang lainnya.


2. Kemerosotan Sektor Ekonomi

Penyebab terjadinya Perang Dunia 2 berikutnya yaitu karena kemerosotan pada sektor ekonomi. Adanya kemerosotan seperti ini hampir selalu sukses menciptakan keadaan pergolakan politik, sipil serta internasional sekalipun. Hiper inflasi yang menghantam negara Jerman dengan sangat keras di tahun 1923 hingga 1924 memfasilitasi adanya perkembangan awal karir Hitler pada saat itu.

Walaupun pemulihan juga terjadi, kerapuhan dalam Republik Weimar terungkap oleh adanya kehancuran global yang melanda tepat tahun 1929 silam. Depresi hebat selanjutnya pada gilirannya dalam membantu menciptakan kondisi misalnya pengangguran semakin meluas turut memfasilitasi kebangkitan fatal dari Partai Sosialis Nasional menjadi lebih terkenal.


3. Ideologi Nazi

Adanya ideology Nazi menjadi penyebab ketiga terjadinya Perang Dunia 2. Hitler mengeksploitasi Perjanjian Versailles serta kebanggan Jerman yang terluka. Pemicu lainnya adalah kekalahan dalam perang dengan menanamkan perasaan kebanggaan nasional yang baru namun cukup ekstrem. Hal ini berdasarkan pada retorika yang berbunyi kamu dan mereka yang mengidentifikasi Jerman dengan supremasi Arya atas seluruh ras lainnya.

Kondisi tersebut memiliki konsekuensi yang mengerikan sampai bertahun-tahun lamanya hegemoni Nazi. Pasalnya mereka mencari solusi akhir untuk setiap pertanyaan Yahudi yang terlontar.

Bagikan:

Posting Komentar

Top Ads

Middle Ads 1

Middle ads

Bottom Ads