Beberapa Upaya Untuk Meningkatkan Pembelajaran Sejarah Sejak Dini

 

Anak-anak Sedang Belajar

“…hanya Bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi Bangsa yang besar…”. -Ir. Sukarno


Prakata

Sebagai bangsa Indonesia, penting bagi kita semua untuk memiliki kesadaran mengenai sejarah, khususnya sejarah bangsa kita sendiri. Hal tersebut bertujuan agar indentitas yang kita miliki saat ini sebagai warga negara tidak luntur di era derasnya disinformasi dan budaya asing yang masuk. Artinya bahwa memiliki kesadaran akan sejarah sebuah hal yang bertujuan untuk mempertahankan identitas kita sebagai masyarakat yang memiliki identitas jelas dan telah merdeka serta tidak buta terhadap asal-usul kita sebagai bangsa yang besar.

Telah banyak artikel mengenai pentingnya kesadaran sejarah bagi pemuda berikut dengan tahapan-tahapan yang bisa membantu kita untuk sama-sama saling mengingat dan menghayati akan sejarah. Kini saya hendak memberikan sedikit informasi yang bisa kita gunakan untuk membangkitkan jiwa sadar kita pada adik kita atau anak kita akan sejarah sejak dini. 

1. Dengan Film / Kartun

Di era yang kini serba mudah, kita mampu mengakses dan mendapatkan berbagai hal yang dahulu mungkin sulit untuk kita dapatkan, salah satunya adalah menonton. 

Hari ini anak-anak yang berumur batita sampai lansia sudah mampu mengakses berbagai tontonan yang berdurasi singkat maupun panjang. Ada banyak aplikasi yang bisa kita gunakan dan biasanya yang sering digunakan adalah YouTube. Maka, kita mampu mengarahkan pada adik atau anak-anak kita dengan menonton film atau video kartun yang membawa unsur dari fakta sejarah yang sebenarnya. 

Dan hari ini pula, banyak konten kreator yang memperkenalkan sejarah lewat konsep-konsep anti mainstream contohnya kartun. Atau, anda juga bisa untuk memberikan waktu luang untuk menonton bersama melalui kartun sejarah yang telah anda download. Dan diakhir, anda mampu memberikan edukasi singkat yang mudah di ingat dan dipahami.  

2. Dengan Permainan

Anak-anak sangat suka dengan bermain, hal itu karena usia anak-anak memang sedang aktif untuk bergerak atau mengekspresikan dirinya. Didukung dengan zaman digital saat ini, sebetulnya ada banyak permainan digital yang membawa nuansa sejarah. Kita mampu mengarahkan bahkan ikut bermain bersama adik atau anak-anak kita sambil memberikan edukasi disela-sela permainan kita.

Atau, anda bisa memodifikasi permainan-permainan tradisional yang biasa kita mainkan seperti bermain tebak-tebakan nama, ular tangga, dsb dengan nama-nama sejarah atau nama-nama tokoh atau nama-nama peristiwa sejarah. Dan hal ini juga kita bisa iringi dengan edukasi sederhana yang mampu dipahami dan diingat oleh sang anak.

3. Dengan Gambar / Foto

Tidak puas dengan memberikan tontonan kartun atau permainan, anda juga mampu memberikan edukasi sejak dini melalui gambar atau foto mengenai tokoh-tokoh sejarah yang didalamnya juga disertakan nama serta tanggal lahir dan wafatnya. Ini juga akan memudahkan para anak-anak untuk mengingatnya. Atau bahkan, anda juga bisa memberikannya gambar-gambar bersejarah beserta informasi singkat terkait gambar tersebut.

Dengan cara ini, anda bisa menyajikannya dengan buku khusus atau bahkan menempelkannya pada dinding-dinding kamar atau rumah dengan posisi yang mudah dilihat oleh anak-anak. Hal tersebut mungkin akan lebih efektif dan menjadikan sang anak bertanya-tanya mengenai apa yang ia lihat dari gambar-gambar tersebut.

4. Dengan Kegiatan berlibur 

Waktu yang paling ditunggu oleh kita semua khususnya anak-anak adalah waktu liburan. Banyak sekali destinasi yang bisa direncanakan oleh kita untuk pergi berlibur dan memanfaatkan waktu agar bisa kembali bersemangat saat rutinitas waktu yang padat kembali hadir.

Dengan waktu liburan ini, kita dapat memanfaatkannya untuk mengajaknya ke tempat-tempat wisata bersejarah seperti museum, candi, atau makam pahlawan. Dan harga untuk bisa ke tempat-tempat tersebut sangatlah terjangkau terlebih hari ini ada banyak wisata lokal yang bermuatan sejarah. 

Tidak ada salahnya bagi kita untuk meluangkan waktu kita untuk pergi ke tempat-tempat terebut dan mengurangi pergi ke tempat-tempat liburan yang isinya hanya senang-senang belaka demi adik atau anak-anak kita. 

5. Dengan aktivitas keseharian

Selain membuat suatu perencanaan yang terorganisir atau terstruktur untuk mengenalkan anak-anak terhadap sejarah, kita bisa menyisipkan aktivitas sehari-hari kita dengan hal-hal bermuatan sejarah. Namun, cara ini mungkin juga mengajak kita mempelajari kembali sejarah-sejarah yang dahulu pernah kita dapatkan lewat kelas atau diskusi dan menyesuaikannya dengan bahasa atau isyarat yang mudah dipahami oleh usia anak-anak.

Contoh aktivitas yang bisa kita lakukan ialah seperti memberikan dongeng sebelum tidur dengan kisah-kisah dari fakta sejarah, menghafal hal-hal ringan mengenai sejarah setelah makan atau sebelum melakukan aktivitas sehari-hari. Hal ini memungkinkan sang anak lebih mudah mengingatnya sampai waktu yang lebih lama. 

6. Dengan Keluarga

Dan hal terpenting bagi kita semua terlebih untuk bisa dikenalkan terlebih dahulu kepada adik, keponakan atau anak-anak kita adalah memperkenalkan sejarah melalui keluarga. Karena keluarga merupakan lingkungan pertama bagi anak-anak dan kelompok yang biasanya memiliki keunggulan dan diunggulkan dari kelompok diluar keluarga seperti kelompok pertemanan.

Dengan cara mengajaknya bersilaturahmi, memperkenalkan setiap keluarga yang ada dan memberitahu tentang silsilah keluarga dari dirinya sendiri, sampai ke kakek-kakek dan nenek-neneknya atau silsilah keluarganya. Dengan cara ini, sang anak akan lebih mudah terinspirasi untuk bisa mengetahui lebih banyak hal mengenai tentang perjalanan keluarganya dan mampu memantik diri sang anak bisa mencari tahu tentang sejarah-sejarah lainnya.

7. Dengan buku

Cara ini merupakan cara yang telah banyak dipakai oleh banyak orang untuk memberikan edukasi mengenai banyak hal, termasuk sejarah. Hal ini mudah kita lakukan, dengan membelikannya buku-buku yang bertemakan anak-anak yang membawa pembahasan mengenai fakta sejarah. Buku-buku tersebut sebisa mungkin dipenuhi dengan gambar-gambar menarik, karena sang anak akan sangat menyukainya. Anda bisa membiarkannya untuk membaca buku tersebut secara mandiri atau anda bisa membacanya bersama ditambah dengan penjelasan anda mengenai apa yang sedang dibaca bersama, bisa dengan ekspresi, gestur atau intonasi suara yang membuat sang anak tertarik. 

Hal tersebut kemungkinan besar akan menjadikan rasa keingintahuan sang anak lebih mudah tumbuh dan besar. Dengan kita berlaku layaknya seorang guru bagi sang anak maka akan tercapai kata mutiara mengenai buku sebagai jendela dunia. 

Akhir Kata

Pentingnya kesadaran sejarah hari ini adalah telah sampai pada taraf yang genting, hal tersebut karena kini banyak pemuda yang hidup saat ini mengalami ketidaktahuan mengenai sejarah bangsanya sendiri atau bahkan abai akan sejarah tentang keluarganya sendiri sebagai identitas yang penting baginya. Untuk itu, mengenalkan sejarah sejak dini kepada anak-anak begitu penting dan sebetulnya sangat mudah bagi kita untuk menumbuhkan kesadaran sejarah kepada orang-orang yang ada di sekitar kita, kuncinya hanya pada kemauan kita sendiri dan mau untuk memberikan energi lebih untuk melakukannya.

Disclaimer bagi tulisan saya disini bahwa hal-hal yang saya sampaikan merupakan informasi yang bersifat terbuka dan mampu dikritik, diberi masukan, diikuti atau bahkan diabaikan. Demi masa depan kita semua, akhirnya saya mampu menuliskan sedikit tentang semua yang ada di sini.

Bagikan: